PENTING
NYA KEWIRAUSAHAAN.
penting nya kewirausahaan adalah membantu
menambah penghasiilan, mengurangi tingkat pengangguran dan membantu
meningkatkan industri dalam negeri dengan membuka usaha usaha yang beraneka
ragam dan dapat meningkatkan pendapatan negara dari hasil produk yang di jual.
MOTIVASI
UNTUK MENJADI PENGUSAHA SUKSES
1. Menilai dan mengevaluasi diri dengan
merefleksikan diri dan melihat apakah saya sudah memiliki bekal untuk menjadi
pengusaha sukses atau belum dengab cara mencari tahu dan tuliskan apa kelebihan
dan kekurangan saya sebanyak-banyaknya.
2. Menjadi orang yang proaktif, maksudnya
adalah, jadikan diri kita sebagai prinadi yang memiliki inisiatif dengan
melihat peluang dan selalu mencari peluang untuk bisnis yang akan di jalankan.
3. Luangkan waktu untuk berpikir kreatif,
luangkan waktu sejenak untuk memikirkan ide ide kreatif untuk membangun dan
mengembangkan ide ide cerdas untuk bisnis yang akan di jalankan.
4. Belajar dari orang lain, Mengadopsi pola
pikir pengusaha sukses, kita akan menyadari bahwa terdapat sangat banyak
peluang kesuksesan di sekitar kita. Bahkan kita bisa melihat peluang yang tidak
kita sadari sebelumnya, jangan pernah takut untuk melihat dan belajar dari
orang lain, yang sudah menjalani proses pembelajarannya dan berhasil mengenyam
kesuksesan.
5. Berani Mengambil Resiko,
Seorang pengusaha sukses tidak hanya berdiam
diri dan menunggu uang datang begitu saja. Mereka bekerja keras dan mengambil
risiko demi mengembangkan kekayaannya, kesuksesan baru bisa diperoleh saat kita
menemukan cara agar kesuksesan kita bisa lipat gandakan. Dengan kata lain kita
harus melangkah ke depan, bukan hanya berjalan di tempat, namun ingatlah bahwa
mengambil risiko bukan berarti kita melangkah dengan buta, namun
mengkalkulasikan risiko dan peluang yang ada untuk memajukan bisnis atau usaha
kita.
MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES
Thomas Edison :
" Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara
yang paling pasti untuk sukses adalah selalu mencoba lagi dan lagi "
Thomas Alfa Edison adalah salah satu ilmuwan paling masyhur di dunia.
Hasil-hasil temuannya mencatatnya sebagai salah satu dari 100 orang paling
berpengaruh di dunia. Thomas pun seorang pengusaha yang sukses. Kesuksesan
Thomas Alfa Edison tidak lepas dari dedikasi Nancy Matthews Edison,
seorang ibu luar biasa yang berhasil mendidik dan mengembangkan minat Thomas.
Tidak ada yang menyangka bahwa ilmuwan sekaliber Thomas Alfa disebut sebagai
anak idiot atau bodoh ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia tidak
benar-benar bodoh, tetapi Thomas tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah
karena ia merasa bosan dengan cara belajar di sekolah.
Thomas terbiasa belajar dengan banyak bertanya kepada ibunya. Saat di
sekolah, ia hanya diminta duduk manis dan memperhatikan gurunya menjelaskan,
kemudian menghafal segala sesuatu yang dijelaskan oleh gurunya dan hal tersebut
sama sekali tidak menarik minatnya. Ia pun sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan
yang terlintas dalam benaknya dan dinilai tidak masuk akal oleh gurunya,
seperti “Kenapa ayam berbulu dan manusia tidak berbulu?“, “Kenapa
bulu manusia berbeda dengan bulu ayam?“, “Bagaimana bulu ayam bisa
menempel di tubuhnya?”
Thomas sempat berpikir bahwa dirinya benar-benar bodoh
karena diperlakukan sebagai anak bodoh di sekolah. Namun, sang ibu terus
membangun rasa percaya dirinya. Sang ibu pun mengeluarkan Thomas dari sekolah.
Thomas hanya bersekolah di sekolah formal selama 3 bulan. Di bawah bimbingan
sang ibu, Thomas belajar materi-materi dasar sekolah, seperti membaca, menulis,
dan berhitung. Sang ibu memperkenalkan ilmu pengetahuan alam, sejarah, dan
sastra kepada Thomas melalui buku-buku. Karena minat Thomas yang tinggi pada
percobaan, Nancy pun membuatkan laboratorium kecil-kecilan di rumah untuk
Thomas.
Cara mengajar Nancy (sang ibu) yang menarik
meningkatkan semangat Thomas dalam menimba ilmu. Karakter yang dibangun oleh
Nancy pada Thomas menjadikan anak terakhirnya ini lebih dewasa dibandingkan
anak-anak seusianya. Rahasia kesuksesan Nancy dalam mendidik Thomas Alfa Edison
adalah ia mendedikasikan seluruh waktunya bagi pendidikan Thomas. Ia juga tidak
memaksakan kehendak, tetapi berusaha mengembangkan pengalaman dan mencari
berbagai cara yang menarik untuk menggugah rasa ingin tahu dan keinginan Thomas
agar dapat belajar mandiri.
Ketika berusia 12 tahun, Thomas memutuskan untuk
bekerja. Ia berjualan Koran di sebuah jalur kereta api di sepanjang rute dari
Pot Huron ke Detroit. Pada tahun 1861, terjadi perang saudara antara
negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian banyak
orang. Thomas melihat peluang ini, ia pun membeli sebuah alat cetak tua dan
mencetak korannya sendiri, Weekly Herald, saat berusia 15 tahun.
Thomas memiliki pendengaran yang kurang baik bukan
karena ia benar-benar tuli, melainkan ia mengalami gangguan pendengaran.
Ada yang menyebutkan bahwa kehilangan pendengaran ini akibat penyakit dan ada
pula yang mengatakan karena kecelakaan (petugas stasiun memukul Thomas karena
terjadi kebakaran di kereta akibat laboratoriumnya). Namun, Thomas tidak
mengeluhkan hal itu atau menjadikannya kekurangan. Ia menganggap itu sebagai
sebuah keuntungan sebab ia jadi memiliki waktu lebih banyak untuk berpikir
dibandingkan mendengarkan pembicaraan kosong.
Thomas mendaftarkan hak paten pertamanya untuk alat electric
vote recorder, tetapi tidak ada orang yang membelinya. Akhirnya, Thomas pun
memutuskan untuk membuat alat yang menarik minat orang untuk membelinya. Ia
beralih ke peralatan komersil. Thomas berhasil melakukan pengembangan stock
ticker dan menjualnya kepada sebuah perusahaan seharga $40.000. Dengan uang
ini, ia membangun sebuah laboratoriun dan perusahaan di Menlo Park, New Jersey.
Pada tahun 1877, Thomas mencurahkan tenaga, waktu, dan
uangnya untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya adalah ia harus bisa
menemukan bahan yang bisa berpijar, tetapi tidak terbakar ketika dialiri arus
listrik. Thomas telah melakukan percobaan dengan 6.000 bahan berbeda. Akhirnya,
pada 21 Oktober 1879, terciptalah lampu listrik pertama yang dapat menyala
selama 40 jam. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.
Mengenai pecobaannya ini, Edison pernah memprotes
surat kabar yang menuliskan berita utama berjudul “Setelah 9.955 Kali Gagal
Menemukan Bola Lampu Pijar, Edison Akhirnya Berhasil Menemukan Lampu yang
Menyala.” Thomas pun meminta judulnya diubah menjadi “Setelah 9.955 Kali
Berhasil Menemukan Lampu yang Gagal Menyala, Edison Akhirnya Berhasil Menemukan
Lampu yang Menyala.”
Pesan dari Thomas Alfa Edison adalah betapa banyak
orang yang menyerah, padahal hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai
pada keberhasilan.
Dan, satu kalimat bijak dari beliau yang selalu
menjadi penyemangatnya, “Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan
percobaan yang gagal.”
Thomas mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan
terus bekerja hingga akhir hayatnya. Sepanjang hidupnya, Thomas telah
mematenkan sekitar 1.093 hasil penemuannya, termasuk lampu pijar, gramofon, dan
kamera film. Ketiga penemuannya ini membangkitkan industri listrik, rekaman,
dan film yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Thomas meninggal dunia pada
usia 84 tahun.
"Hikmah yang dapat kita
ambil dari kisah Thomas adalah sikapnya yang pantang menyerah, optimis dalam
melihat segala hal, dan jeli melihat peluang "
Sumber : abiummi.com
POLA FIKIR DAN MOTIVASI BERPERTASI
1. Percaya bahwa
semuanya mungkin
Pertama dan pelajaran paling penting untuk menjadi pengusaha besar adalah
Anda harus selalu percaya segala sesuatu mungkin terjadi.
Kepercayaan ini yang dapat melampaui keinginan dalam hati. Sebab Anda
percaya segala sesuatu mungkin terjadi. Usai percaya dengan hal itu maka
lakukan sesuatu dan fokuslah melakukannya.
Ini juga akan melatih pikiran Anda untuk melihat solusi daripada masalah
dan membedakan hal prioritas dalam hidup.
2. Luangkan waktu
untuk mengapresiasi prestasi kecil
Sebagai seorang pengusaha, Anda akan lebih sering gagal dan hampir tidak
pernah melihat apapun manfaat dari usaha kerja keras tersebut. Padahal, sukses
itu membutuhkan waktu dan muncul dari hal kecil.Para pengusaha juga membahas langkah-langkah
kecil yang mereka lakukan. Seperti ucapan “Terimakasih” dari klien. Semua
hal-hal besar dibangun perlahan-lahan dan terkadang dari hal kecil.
Ketika Anda mulai menghargai prestasi kecil, akan melihat hal berbeda.
Cobalah belajar untuk bersabar dan belajar untuk menggunakan apa yang dimiliki,
daripada menunggu apa yang tidak Anda miliki.
3. Jangan
melakukan sendiri
Saat kita berpikir tentang kewirausahaan, kita membayangkan sesuatu yang
luar biasa. Berbagi ide-ide dan bekerja sama dengan seseorang yang memiliki
keyakinan yang sama, sangat dapat memperkaya dan membantu Anda untuk menempuh
jalan kesuksesan.
Miliki seseorang yang Anda percayai pada saat ketika tidak dapat menemukan
motivasi merupakan suatu yang tak ternilai harganya.
Pengusaha membutuhkan orang untuk membantu hal-hal kecil agar dapat fokus
pada tujuan yang paling penting.
4. Fokus dengan
yang dikerjakan
Anda akan selalu melihat rumput tetangga yang lebih hijau. Pikirkan menjadi
seseorang yang perfeksionis adalah kunci untuk pencapaian. Mereka menghabiskan
banyak waktu dalam menganalisis pesaing mereka, melihat bagaimana dapat
mengunggulinya. Itu adalah hal baik untuk mengetahui apa yang orang lain
lakukan. Seperti yang Anda inginkan untuk melangkah ke depan, tapi jangan
terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengamati orang lain. Fokuslah pada ide
Anda sendiri dengan meningkatkan kreativitas dalam hidup. Jangan pernah
lupa bahwa waktu adalah aset kita yang paling berharga.
5. Lakukan
Mereka mengatakan Anda tidak harus menjadi jenius untuk menjadi
inovator.Yah, itu sangat benar.
Sebagian besar ide-ide penemuan baru sudah menjadi hal yang biasa. Mereka
menjadi baru ketika hal ini masuk ke pasar. Ketika Anda memiliki sebuah ide,
langkah berikutnya adalah pergi untuk mewujudkan ide itu. Itu berlaku pada
setiap aspek kehidupan. Terkadang menjadi yang pertama lebih baik daripada
menjadi yang sempurna.
Motivasi Menurut Beberapa Pengusaha Sukses
1. Michael Dell, pendiri Dell.
Quote:
"Anda tidak perlu menjadi jenius atau visioner atau bahkan lulusan
perguruan tinggi untuk menjadi sukses. Anda hanya butuh kerangka kerja dan
impian."
2. Marissa Mayer, presiden & CEO Yahoo!
Quote:
"Jika anda bisa meredam perasaan takut dalam mengambil risiko, hal-hal
yang menakjubkan bisa terjadi."
3. Dave Thomas, pendiri Wendy's.
Quote:
"Apa yang anda butuhkan untuk memulai bisnis? Ada tiga hal sederhana:
lebih mengenal produk anda sendiri daripada orang lain, mengenal pelanggan
anda, dan memiliki hasrat yang membara untuk sukses."
4. Jack Ma, pendiri Alibaba
Quote:"Bantu orang muda. Bantu orang kecil. Karena orang kecil akan
besar. Orang muda akan memiliki benih yang anda taburkan di pikiran mereka, dan
ketika mereka tumbuh, mereka akan mengubah dunia
5. Mark Zuckerberg, pendiri Facebook
Quote:
"Resiko terbesar adaklah tidak mengambil risiko apapun. Di dunia yang
berubah sangat cepat ini, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak
mengambil risiko."
6. Jeff Bezos, pendiri Amazon.
Quote:
"Jika anda tidak bisa mentolerir kritik, jangan melakukan sesuatu yang
baru atau menarik."
7. Walter
Disney, pendiri Disney Brother Studio dan Disneyland.
Quote:
"Jika Anda bisa memimpikannya, Anda bisa melakukannya."
8. Pierre
Omidyar, pendiri eBay.
Quote:
"Setiap orang terlahir sama-sama mampu, namun tidak memiliki
kesempatan yang sama."
9. Jack Dorsey,
salah satu pendiri Twitter.
Quote:
"Buat sempurna setiap detail, dan batasi jumlah detail sampai
sempurna."
10. Warren
Edward Buffett, seorang pebisnis dan investor.
Quote:
"Aturan No.1: Jangan pernah kehilangan uang. Aturan No.2: Jangan
pernah melupakan peraturan No.1."
Sumber Referensi :
BERFIKIR KREATIVITAS DAN INOVASI SERTA PROSES KREATIF
Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk
mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan bahkan menemukan peluang
baru dengan ide-ide baru tersebut.
Cara
berpikir kreatif dalam kewirausahaan adalah dengan tidak membatasi pikiran diri
sendiri, hilangkan asumsi-asumsi, penilaian-penilaian lalu coba berpikir lagi.
Ketika anda tidak membatasi pikiran anda, maka anda sudah termasuk orang yang
berpikir kreatif dan “out of the box”
Cara membangun kreatifitas, yaitu
:
– Ubah cara berfikir anda dari negative ke positif
– Selalu bertanya
– Bertindak
– Mencari sudut pandang lain
– Cari informasi sebanyak-banyaknya
– Disiplin
– Jangan biarkan kritik menghambat kreatifitas
– Membuat sesuatu
– Jangan takut gagal
– Ubah cara berfikir anda dari negative ke positif
– Selalu bertanya
– Bertindak
– Mencari sudut pandang lain
– Cari informasi sebanyak-banyaknya
– Disiplin
– Jangan biarkan kritik menghambat kreatifitas
– Membuat sesuatu
– Jangan takut gagal
Inovasi adalah kemampuan seseorang untuk
mengembangkan ide-ide untuk memecehan masalah dan ide-ide tersebut dapat
diterima oleh masyarakat.
Beberapa
tahap dalam proses inovasi adalah sebagai berikut:
1. Melihat
peluang. Peluang muncul ketika ada persoalan yang muncul atau
dipersepsikan sebagai suatu kesenjangan antara yang seharusnya dan realitanya.
Oleh karenanya, perilaku inovatif dimulai dari ketrampilan melihat peluang.
2. Mengeluarkan
ide. Ketika dihadapkan suatu masalah atau dipersepsikan sebagai
masalah maka gaya berfikir konvergen yang digunakan yaitu mengeluarkan ide yang
sebanyak-banyaknya terhadap masalah yang ada. Dalam tahap ini kreativitas
sangat diperlukan.
3. Mengkaji
ide.
Tidak Semua ide dapat dipakai, maka dilakukan kajian
terhadap ide yang muncul. Gaya berfikir divergen atau mengerucut mulai
diterapkan. Salah satu dasar pertimbangan adalah seberapa besar ide tersebut
mendatangkan kerugian dan keuntungan. Ide yang realistic yang diterima,
sementara ide yang kurang realistic dibuang. Kajian dilakukan terus menerus
sampai ditemukan alternative yang paling mempunyai probabilitas sukses yang
paling besar.
4. Implementasi.
Dalam tahap ini, keberanian mengambil resiko sangat diperlukan. Resiko
berkaitan dengan probabilitas kesuksesan dan kegagalan, oleh karenanya
David Mc Clelland menyarankan pengambilan resiko sebaiknya dalam taraf sedang.
Hal ini berakaitan dengan probabilitas untuk sukses yang disebabkan oleh
kemampuan pengontrolan perilaku untuk mencapai tujuan atau berinovasi.
Sumber
Referensi : https://muhamadramadhan10.wordpress.com/2012/05/10/bab-ii-membangun-kreativitas-dan-inovasi/
MACAM MACAM MODEL BISNIS
1.
Model Bisnis Konvensional adalah
model bisnis yang kegiatan atau transaksi jual-beli yang dilakukan secara
langsung, bertatap muka antara penjual dengan pembeli.
-
Kelebihan dalam bisnis konvensional
: Pembeli langsung dapat melihat produk yang akan dibeli sehingga pembeli tidak
merasa rahgu akan produk yang akan dibeli, pembeli juga dapat memilih produknya
sendiri.
-
Umumnya bisnis konvensional memiliki tempat atau kios sendiri sehingga pembeli
dapat mengunjungi kios dan dapat secara langsung bertemu dnengan penjual.
-
Memiliki banyak stok sehingga apabila sewaktu-waktu pembeli ingin membeli
produk, mereka tidak perlu waktu yang lama untuk mendapatkan produk tersebut.
-
Terjamin, karena selain dapat melihat barang secara langsung, pembeli juga
dapat mengetahui penjual secara langsung (face to face), sehingga
tindakan penipuan minim terjadi.
- Kekurangan dalam bisnis konvensional :
-
Lingkup pemasarannya terbatas, jika ingin memperluas lingkup pemasaran, maka
harus membuka cabang di berbagai daerah.
-
Membutuhkan modal yang cukup besar karena biasanya bisnis konvensional
memerlukan tempat untuk memasarkan produknya.
-
Memerlukan banyak stok, ini juga berpengaruh terhadap modal yang dikeluarkan
sehingga modal menjadi bertambah.
-
Apabila pembeli ingin membeli barang, maka harus pergi ke toko tempat dijualnya
barang tersebut.
Sumber
Referensi : https://www.budiwahono.com
2.
Model Bisnis Waralaba adalah
salah satu model bisnis yang berjalan anatar pemilik merk dengan pemodal,
pemilik merk disini memberikan hak menjalankan usahanya termasuk penggunaan
merk nya sesuai dengan ketentuan yang telah di sepakati bersama.
Sumber
Referensi : https://infopeluangusaha.org
3. Model Bisnis E- Commerce adalah
kegiatan atau aktivitas perdagangan produk maupun jasa secara online melalui
jaringan elektronik, terutama internet.
Kemajuan
internet yang sangat pesat menyebabkan kegiatan jual-beli sudah mulai
berkembang ke ranah digital. Tak heran, jika kini banyak orang yang
menjalankan kegiatan bisnis berbasis online melalui penggunaan website atau
situs e-commerce.
Sumber
Referensi : http://entrepreneurcamp.id
KOMUNIKASI DAN MENGETAHUI MODEL KEPEMIMPINAN
Komunikasi didefinisikan sebagai
proses penyampaian pesan dari komunikan dengan komunikator. Dalam proses ini,
baik pembawa dan penerima pesan akan memakai tanda atau simbol yang sama.
Komunikasi dideskripsikan juga sebagai proses penukaran informasi atau ide
untuk mencapai pemahaman bersama.
Teori Likert
Salah
satu teori komunikasi kepemimpinan yang populer dan banyak diterapkan adalah
teori Likert 4 Ssitem atau 4 Gaya komunikasi kepemimpinan. Teori ini adalah
teori sistem manajerial yang didasarkan oleh beberapa variabel penting yang
berhubungan dengan manajerial seperti kepemimpinan, motivasi, komunikasi,
interaksi, pengambilan keputusan, penentuan tujuan, pengendalian dan kinerja.
Teori
komunikasi kepemimpinan ini banyak digunakan untuk menganalisis pengaruh gaya
komunikasi kepemimpinan terhadap perubahan kinerja dari pegawai atau
bawahannya. Dalam teori Likert, komunikasi kepemimpinan dibedakan oleh 4 hal
berikut:
1. Gaya Penguasa Mutlak atau Authoritarian
Dalam
jenis sistem 1 Likert ini, pemimpin dideskripsikan memiliki sifat yang
otoriter, berfokus pada tugas semata dan sangat terstruktur. Bagi pemimpin
jenis ini, hubungan interpersonal antar pemimpin dan bawahan atau antar bawahan
dianggap tidak penting dan tidak mempengaruhi kinerja dari pegawai. Pemimpin di
tipe 1 ini tidak akan memberikan kepercayaan yang besar kepada bawahannya.
Pemimpin
ini juga tidak akan melibatnya pegawai lain dalam mengambil keputusan. Bagi
pegawai, mereka akan merasa takut dan selalu terintimidasi dalam melakukan
kerja. Komunikasi kepemimpinan yang terjadi dalam sistem 1 ini hanya terjadi
satu arah yakni komunikasi dari atasan ke bawahan. Komunikasi jenis ini
berdasarkan pada struktur organisasi dan kepemimpinan.
2. Gaya Penguasa Semi Mutlak atau Benevolent
Authoritative
Pemimpin
dengan gaya kepemimpinan seperti ini masih memiliki sifat otoritarian namun
sudah mulai terbuka dan memberikan kepercayaan pada bawahannya. Dalam sistem 2
ini, pemimpin memiliki sifat task oriented namun menjalankan fungsi controlling
untuk mengawasi kinerja pegawainya. Gaya kepemimpinan ini juga sering disebut
sebagai sistem controlling.
Di
sistem ini, bawahan sudah diberikan kepercayaan dan ruang untuk memberikan
pendapat dalam proses pengambilan keputusan. Pemimpin sudah memberikan
kesempatan untuk terjadinya komunikasi dari bawahan ke atasan, meskipun
mayoritas komunikasi yang terjadi dilakukan dari atasan ke bawahan. Komunikasi
kepemimpinan yang berlangsung pada sistem jenis ini juga masih terjadi dalam
suasana formal sesuai dengan jabatan ataupun struktur organisasi.
3. Gaya Pemimpin Penasihat atau Consultative
Pemimpin
pada sistem 3 ini lebih bersifat terbuka dan sudah memberikan kepercayaan lebih
kepada bawahannya. Pemimpin tetap melakukan fungsi controlling namun dengan
proses negoisasi dan kolaborasi. Dalam sistem ini, bawahan memiliki hak dalam
mengemukakan pendapat dalam pengambilan keputusan, terutama keputusan yang
langsung berhubungan dengan tugas yang mereka kerjakan. Disini, komunikasi yang
terjadi sudah dua arah yakni dari atasan ke bawahan dan sebaliknya. Interaksi
antar pribadi sudah lebih sering dibandingkan dengan sistem 1 dan 2.
4.
Gaya Kepemimpinan Partisipatif
Pemimpin
dalam sistem 4 ini berkeyakinan bahwa organisasi akan berjalan lebih baik
dengan adanya partisipasi aktif dari pegawainya. Disini pemimpin sudah memiliki
kepercayaan dan keyakinan terhadap pegawainya. Pemimpin memberikan kepercayaan
kepada bawahannya untuk bisa mengambil keputusan. Komunikasi yang terjadi pun
lebih cair dengan alur atasan ke bawahan, bawahan ke atasan maupun bawahan ke
bawahan.
Pemimpin
juga memberikan motivasi kepada pegawainya dengan cara memberikan ruang bagi
mereka untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan target organisasi. Proses
komunikasi dan pertukaran ide berlangsung dengan terbuka dari atasan ke bawahan
maupun sebaliknya.
Sumber Referensi : pakarkomunikasi.com
MANAJEMEN DI PERLUKAN
OLEH SETIAP ORANG DALAM ORGANSIASI
Untuk memudahkan pencapaian
tujuan, baik tujuan organisasi maupun tujuan pribadi. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan juga tujuan individu
yang ada dalam organisasi tersebut. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang
bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen.
Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih
mudah.
Sumber referensi ( http://aisyaadministrasi13.blogspot.com)
FUNGSI MANAJEMEN
1. Planing ( Fungsi Perencanaan )
Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu
dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan
perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilaksanakan dalam penentuan
tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk
mencapai tujuannya itu.
2. Organizing ( Fungsi Organisasi )
Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan
sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa
melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama
perusahaan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh
proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan
wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa
digerakkan dalam mencapai tujuan.
3. Directing ( Fungsi pengarahan )
Directing alias fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan
efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana
lingkungan kerja yang dinamis, sehat dan yang lainnya.
4. Controlling ( Fungsi Pengendalian )
Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan
pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila
dibutuhkan.
sumber referensi (
https://ristiyantihp25.wordpress.com/2015/10/26/4-fungsi-utama-dalam-manajemen-poac/
)
MANAJEMEN FUNGSIONAL
Fungsional adalah sesuatu hal yang di rancang
untuk mampu melakukan satu atau lebih kegiatan yang practical, lebih
mengutamakan fungsi dan kebergunaan ketimbang hal hal yang berbau dekorasi
atraktif ( tidak ada fitur yang tidak perlu )
Manajemen fungsional adalah untuk
mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan
organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber
daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan
organisasi.
Sumber
Referensi : https://raranatasha.wordpress.com
Dalam menerapkan manajemen fungsional dalam perusahaan, HRD melakukan evaluasi terhadap seluruh biro / departemen yang berkontribusi untuk mencapai tujuan perusahaan dengan memberikan pelatihan kepada pegawai dari setiap departemen/ biro untuk meningkatkan kinerja masing masing individu sesuai pekerjaan nya masing masing dan kemampuan di bidang yang di jalani/ di kerjakan saat ini, sehingga pegawai tersebut dapat lebih memberikan hal hal / ide ide baru untuk kemajuan perusahaan sehingga tujuan yang sudah di rencanakan tercapai.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)
Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian pengarahan, dan pengawasan kegiatan, pengadaan, pengembangan, pemberian kompesasi, pengintragasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat (Flipo, 1989).
Sumber daya manusia merupakan aset organisasi perusahaan yang sanga vital karena keberadaannya dalam organisasi perusahaan atau organisasi tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. Betapa pun moden tekhnologi yang digunakan atau seberapa banyak dana yang disiapkan, tanpa dukungan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan profesional, semuanya menjadi tidak bermakna. persoalan yang muncul adalah cara mendapatkan sumber daya manusia profesional sesuai kualifikasi yang dibutuhkan, dan cara mereposisi peran sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan aktivitas perusahaan gobal.
Dalam mencapai tujuannya, suatu organisasi memerlukan sumber daya manusia sebagai pengelola sistem. Agar sitem ini berjalan, tentu dalam pengelolaannya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi, dan aspek-aspek lainnya. Hal ini menjadikan manejemen sumber daya manusia sebagai salah satu indikator penting pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
Sumber Referensi : https://jr234blog.wordpress.com/
MANAJEMEN OPERASI
Pengertian manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi dimana memastikan pemeliharaan dan perkembangan produksi berajlan secara efektif dan efisien.
Manajemen operasi memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dibandingkan dengan manajemen operasional. Jika manajemen operasional yang mengelola semua hal yang berkaitan pada operasional perusahaan, manajemen operasi hanya berfokus pada produksi saja.
Fungsi lain manajemen operasi adalah sebagai pendukung proses produksi, penyedia jasa untuk mengelola kegiatan sebuah produksi di perusahaan. Sehingga produksi perusahaan bisa berjalan secara efektif dan efisien dan tentu saja mendatangkan keuntungan untuk perusahaan.
Sumber Referensi : https://rocketmanajemen.com
MANAJEMEN PRODUKSI
Pengertian Manajemen Produksi adalah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga memiliki nilai jual.
Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumberdaya (faktor-faktor produksi); tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, didalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.
Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.
Seperti
yang kita ketahui pada pengertian manajemen produksi, mereka tidak hanya
melakukan proses produksi, tapi juga melakukan berbagai hal
lainnya. Menurut Sofian Assauri (2004: 22), ada empat fungsi terpenting
pada manajemen produksi, diantaranya:
1. Perencanaan
Ini
adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan
dengan dasar waktu atau periode tertentu. Dengan perencanaan yang baik
maka akan meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan bisa menentukan
harga yang sehat dan meraih untung yang besar.
2. Proses Pengolahan
Ini
adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengolah masukan (input). Proses
ini sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan
efisien.
3. Jasa Penunjang
Sarana
yang diperlukan untuk penetapan dan metode yang digunakan agar proses
pengolahan bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini seringkali
diperlukan guna membantu perusahaan bersaing secara sehat dengan meningkatkan
produksi dan hasil yang berkualitas.
4. Pengendalian/ Pengawasan
Ini
merupakan fungsi untuk menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan,
dengan begitu maksud dan tujuan dalam menggunakan dan pengolahan masukan
(input) dapat dilaksanakan.
Proses
ini akan membantu perusahaan mencapai visi dan misi, meningkatkan reputasi
perusahaan, serta mempermudah pekerjaan departemen lain seperti marketing,
finansial atau pun personalia. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memproduksi
barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan bisa meningkat.
Sumber
Referensi : https://www.maxmanroe.com
Komentar