Langsung ke konten utama

KEWIRAUSAHAAN 1, Abdul Hakim Khair, Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA, Universitas Mercu Buana



PENTING NYA KEWIRAUSAHAAN.



penting nya kewirausahaan adalah membantu menambah penghasiilan, mengurangi tingkat pengangguran dan membantu meningkatkan industri dalam negeri dengan membuka usaha usaha yang beraneka ragam dan dapat meningkatkan pendapatan negara dari hasil produk yang di jual.



MOTIVASI UNTUK MENJADI PENGUSAHA SUKSES



1. Menilai dan mengevaluasi diri dengan merefleksikan diri dan melihat apakah saya sudah memiliki bekal untuk menjadi pengusaha sukses atau belum dengab cara mencari tahu dan tuliskan apa kelebihan dan kekurangan saya  sebanyak-banyaknya.


2. Menjadi orang yang proaktif, maksudnya adalah, jadikan diri kita sebagai prinadi yang memiliki inisiatif dengan melihat peluang dan selalu mencari peluang untuk bisnis yang akan di jalankan.


3. Luangkan waktu untuk berpikir kreatif, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan ide ide kreatif untuk membangun dan mengembangkan ide ide cerdas untuk bisnis yang akan di jalankan.


4. Belajar dari orang lain, Mengadopsi pola pikir pengusaha sukses, kita akan menyadari bahwa terdapat sangat banyak peluang kesuksesan di sekitar kita. Bahkan kita bisa melihat peluang yang tidak kita sadari sebelumnya, jangan pernah takut untuk melihat dan belajar dari orang lain, yang sudah menjalani proses pembelajarannya dan berhasil mengenyam kesuksesan.


5. Berani Mengambil Resiko,

Seorang pengusaha sukses tidak hanya berdiam diri dan menunggu uang datang begitu saja. Mereka bekerja keras dan mengambil risiko demi mengembangkan kekayaannya, kesuksesan baru bisa diperoleh saat kita menemukan cara agar kesuksesan kita bisa lipat gandakan. Dengan kata lain kita harus melangkah ke depan, bukan hanya berjalan di tempat, namun ingatlah bahwa mengambil risiko bukan berarti kita melangkah dengan buta, namun mengkalkulasikan risiko dan peluang yang ada untuk memajukan bisnis atau usaha kita.



MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES


Thomas Edison :

" Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara yang paling pasti untuk sukses adalah selalu mencoba lagi dan lagi "

Thomas Alfa Edison adalah salah satu ilmuwan paling masyhur di dunia. Hasil-hasil temuannya mencatatnya sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia. Thomas pun seorang pengusaha yang sukses. Kesuksesan Thomas Alfa Edison tidak lepas dari dedikasi Nancy Matthews Edison, seorang ibu luar biasa yang berhasil mendidik dan mengembangkan minat Thomas.



Tidak ada yang menyangka bahwa ilmuwan sekaliber Thomas Alfa disebut sebagai anak idiot atau bodoh ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia tidak benar-benar bodoh, tetapi Thomas tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah karena ia merasa bosan dengan cara belajar di sekolah.



Thomas terbiasa belajar dengan banyak bertanya kepada ibunya. Saat di sekolah, ia hanya diminta duduk manis dan memperhatikan gurunya menjelaskan, kemudian menghafal segala sesuatu yang dijelaskan oleh gurunya dan hal tersebut sama sekali tidak menarik minatnya. Ia pun sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang terlintas dalam benaknya dan dinilai tidak masuk akal oleh gurunya, seperti “Kenapa ayam berbulu dan manusia tidak berbulu?“, “Kenapa bulu manusia berbeda dengan bulu ayam?“, “Bagaimana bulu ayam bisa menempel di tubuhnya?



Thomas sempat berpikir bahwa dirinya benar-benar bodoh karena diperlakukan sebagai anak bodoh di sekolah. Namun, sang ibu terus membangun rasa percaya dirinya. Sang ibu pun mengeluarkan Thomas dari sekolah. Thomas hanya bersekolah di sekolah formal selama 3 bulan. Di bawah bimbingan sang ibu, Thomas belajar materi-materi dasar sekolah, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Sang ibu memperkenalkan ilmu pengetahuan alam, sejarah, dan sastra kepada Thomas melalui buku-buku. Karena minat Thomas yang tinggi pada percobaan, Nancy pun membuatkan laboratorium kecil-kecilan di rumah untuk Thomas.


Cara mengajar Nancy (sang ibu) yang menarik meningkatkan semangat Thomas dalam menimba ilmu. Karakter yang dibangun oleh Nancy pada Thomas menjadikan anak terakhirnya ini lebih dewasa dibandingkan anak-anak seusianya. Rahasia kesuksesan Nancy dalam mendidik Thomas Alfa Edison adalah ia mendedikasikan seluruh waktunya bagi pendidikan Thomas. Ia juga tidak memaksakan kehendak, tetapi berusaha mengembangkan pengalaman dan mencari berbagai cara yang menarik untuk menggugah rasa ingin tahu dan keinginan Thomas agar dapat belajar mandiri.

Ketika berusia 12 tahun, Thomas memutuskan untuk bekerja. Ia berjualan Koran di sebuah jalur kereta api di sepanjang rute dari Pot Huron ke Detroit. Pada tahun 1861, terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian banyak orang. Thomas melihat peluang ini, ia pun membeli sebuah alat cetak tua dan mencetak korannya sendiri, Weekly Herald, saat berusia 15 tahun.


Thomas memiliki pendengaran yang kurang baik bukan  karena ia benar-benar tuli, melainkan ia mengalami gangguan pendengaran. Ada yang menyebutkan bahwa kehilangan pendengaran ini akibat penyakit dan ada pula yang mengatakan karena kecelakaan (petugas stasiun memukul Thomas karena terjadi kebakaran di kereta akibat laboratoriumnya). Namun, Thomas tidak mengeluhkan hal itu atau menjadikannya kekurangan. Ia menganggap itu sebagai sebuah keuntungan sebab ia jadi memiliki waktu lebih banyak untuk berpikir dibandingkan mendengarkan pembicaraan kosong.


Thomas mendaftarkan hak paten pertamanya untuk alat electric vote recorder, tetapi tidak ada orang yang membelinya. Akhirnya, Thomas pun memutuskan untuk membuat alat yang menarik minat orang untuk membelinya. Ia beralih ke peralatan komersil. Thomas berhasil melakukan pengembangan stock ticker dan menjualnya kepada sebuah perusahaan seharga $40.000. Dengan uang ini, ia membangun sebuah laboratoriun dan perusahaan di Menlo Park, New Jersey.


Pada tahun 1877, Thomas mencurahkan tenaga, waktu, dan uangnya untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya adalah ia harus bisa menemukan bahan yang bisa berpijar, tetapi tidak terbakar ketika dialiri arus listrik. Thomas telah melakukan percobaan dengan 6.000 bahan berbeda. Akhirnya, pada 21 Oktober 1879, terciptalah lampu listrik pertama yang dapat menyala selama 40 jam. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.


Mengenai pecobaannya ini, Edison pernah memprotes surat kabar yang menuliskan berita utama berjudul “Setelah 9.955 Kali Gagal Menemukan Bola Lampu Pijar, Edison Akhirnya Berhasil Menemukan Lampu yang Menyala.” Thomas pun meminta judulnya diubah menjadi “Setelah 9.955 Kali Berhasil Menemukan Lampu yang Gagal Menyala, Edison Akhirnya Berhasil Menemukan Lampu yang Menyala.”

Pesan dari Thomas Alfa Edison adalah betapa banyak orang yang menyerah, padahal hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan.


Dan, satu kalimat bijak dari beliau yang selalu menjadi penyemangatnya, “Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal.”

Thomas mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Sepanjang hidupnya, Thomas telah mematenkan sekitar 1.093 hasil penemuannya, termasuk lampu pijar, gramofon, dan kamera film. Ketiga penemuannya ini membangkitkan industri listrik, rekaman, dan film yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Thomas meninggal dunia pada usia 84 tahun.

"Hikmah yang dapat kita ambil dari kisah Thomas adalah sikapnya yang pantang menyerah, optimis dalam melihat segala hal, dan jeli melihat peluang " 


Sumber : abiummi.com




POLA FIKIR DAN MOTIVASI BERPERTASI



1.      Percaya bahwa semuanya mungkin

Pertama dan pelajaran paling penting untuk menjadi pengusaha besar adalah Anda harus selalu percaya segala sesuatu mungkin terjadi.

Kepercayaan ini yang dapat melampaui keinginan dalam hati. Sebab Anda percaya segala sesuatu mungkin terjadi. Usai percaya dengan hal itu maka lakukan sesuatu dan fokuslah melakukannya.

Ini juga akan melatih pikiran Anda untuk melihat solusi daripada masalah dan membedakan hal prioritas dalam hidup.



2.      Luangkan waktu untuk mengapresiasi prestasi kecil

Sebagai seorang pengusaha, Anda akan lebih sering gagal dan hampir tidak pernah melihat apapun manfaat dari usaha kerja keras tersebut. Padahal, sukses itu membutuhkan waktu dan muncul dari hal kecil.Para pengusaha juga membahas langkah-langkah kecil yang mereka lakukan. Seperti ucapan “Terimakasih” dari klien. Semua hal-hal besar dibangun perlahan-lahan dan terkadang dari hal kecil.

Ketika Anda mulai menghargai prestasi kecil, akan melihat hal berbeda. Cobalah belajar untuk bersabar dan belajar untuk menggunakan apa yang dimiliki, daripada menunggu apa yang tidak Anda miliki.



3.       Jangan melakukan sendiri

Saat kita berpikir tentang kewirausahaan, kita membayangkan sesuatu yang luar biasa. Berbagi ide-ide dan bekerja sama dengan seseorang yang memiliki keyakinan yang sama, sangat dapat memperkaya dan membantu Anda untuk menempuh jalan kesuksesan.

Miliki seseorang yang Anda percayai pada saat ketika tidak dapat menemukan motivasi merupakan suatu yang tak ternilai harganya.

Pengusaha membutuhkan orang untuk membantu hal-hal kecil agar dapat fokus pada tujuan yang paling penting.



4.      Fokus dengan yang dikerjakan

Anda akan selalu melihat rumput tetangga yang lebih hijau. Pikirkan menjadi seseorang yang perfeksionis adalah kunci untuk pencapaian. Mereka menghabiskan banyak waktu dalam menganalisis pesaing mereka, melihat bagaimana dapat mengunggulinya. Itu adalah hal baik untuk mengetahui apa yang orang lain lakukan. Seperti yang Anda inginkan untuk melangkah ke depan, tapi jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengamati orang lain. Fokuslah pada ide Anda sendiri  dengan meningkatkan kreativitas dalam hidup. Jangan pernah lupa bahwa waktu adalah aset kita yang paling berharga.



5.      Lakukan

Mereka mengatakan Anda tidak harus menjadi jenius untuk menjadi inovator.Yah, itu sangat benar.

Sebagian besar ide-ide penemuan baru sudah menjadi hal yang biasa. Mereka menjadi baru ketika hal ini masuk ke pasar. Ketika Anda memiliki sebuah ide, langkah berikutnya adalah pergi untuk mewujudkan ide itu. Itu berlaku pada setiap aspek kehidupan. Terkadang menjadi yang pertama lebih baik daripada menjadi yang sempurna.



Motivasi Menurut Beberapa Pengusaha Sukses

1. Michael Dell, pendiri Dell.

Quote:

"Anda tidak perlu menjadi jenius atau visioner atau bahkan lulusan perguruan tinggi untuk menjadi sukses. Anda hanya butuh kerangka kerja dan impian."


2. Marissa Mayer, presiden & CEO Yahoo!

Quote:

"Jika anda bisa meredam perasaan takut dalam mengambil risiko, hal-hal yang menakjubkan bisa terjadi."


3. Dave Thomas, pendiri Wendy's.

Quote:

"Apa yang anda butuhkan untuk memulai bisnis? Ada tiga hal sederhana: lebih mengenal produk anda sendiri daripada orang lain, mengenal pelanggan anda, dan memiliki hasrat yang membara untuk sukses."


4. Jack Ma, pendiri Alibaba

Quote:"Bantu orang muda. Bantu orang kecil. Karena orang kecil akan besar. Orang muda akan memiliki benih yang anda taburkan di pikiran mereka, dan ketika mereka tumbuh, mereka akan mengubah dunia


5. Mark Zuckerberg, pendiri Facebook

Quote:

"Resiko terbesar adaklah tidak mengambil risiko apapun. Di dunia yang berubah sangat cepat ini, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak mengambil risiko."



6. Jeff Bezos, pendiri Amazon.

Quote:

"Jika anda tidak bisa mentolerir kritik, jangan melakukan sesuatu yang baru atau menarik."



7. Walter Disney, pendiri Disney Brother Studio dan Disneyland.

Quote:

"Jika Anda bisa memimpikannya, Anda bisa melakukannya."



8. Pierre Omidyar, pendiri eBay.

Quote:

"Setiap orang terlahir sama-sama mampu, namun tidak memiliki kesempatan yang sama."



9. Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter.

Quote:

"Buat sempurna setiap detail, dan batasi jumlah detail sampai sempurna."

10. Warren Edward Buffett, seorang pebisnis dan investor.

Quote:

"Aturan No.1: Jangan pernah kehilangan uang. Aturan No.2: Jangan pernah melupakan peraturan No.1."



Sumber Referensi :





BERFIKIR KREATIVITAS DAN INOVASI SERTA PROSES KREATIF

Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan bahkan menemukan peluang baru dengan ide-ide baru tersebut.

Cara berpikir kreatif dalam kewirausahaan adalah dengan tidak membatasi pikiran diri sendiri, hilangkan asumsi-asumsi, penilaian-penilaian lalu coba berpikir lagi. Ketika anda tidak membatasi pikiran anda, maka anda sudah termasuk orang yang berpikir kreatif dan “out of the box”

Cara membangun kreatifitas, yaitu :
–          Ubah cara berfikir anda dari negative ke positif
–          Selalu bertanya
–          Bertindak
–          Mencari sudut pandang lain
–          Cari informasi sebanyak-banyaknya
–          Disiplin
–          Jangan biarkan kritik menghambat kreatifitas
–          Membuat sesuatu
–          Jangan takut gagal


Inovasi adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan ide-ide untuk memecehan masalah dan ide-ide tersebut dapat diterima oleh masyarakat.


Beberapa tahap dalam proses inovasi adalah sebagai berikut:


1. Melihat peluang. Peluang muncul ketika ada persoalan yang muncul atau dipersepsikan sebagai suatu kesenjangan antara yang seharusnya dan realitanya. Oleh karenanya, perilaku inovatif dimulai dari ketrampilan melihat peluang.


2. Mengeluarkan ide. Ketika dihadapkan suatu masalah atau dipersepsikan sebagai masalah maka gaya berfikir konvergen yang digunakan yaitu mengeluarkan ide yang sebanyak-banyaknya terhadap masalah yang ada. Dalam tahap ini kreativitas sangat diperlukan.


3. Mengkaji ide. 
Tidak Semua ide dapat dipakai, maka dilakukan kajian terhadap ide yang muncul. Gaya berfikir divergen atau mengerucut mulai diterapkan. Salah satu dasar pertimbangan adalah seberapa besar ide tersebut mendatangkan kerugian dan keuntungan. Ide yang realistic yang diterima, sementara ide yang kurang realistic dibuang. Kajian dilakukan terus menerus sampai ditemukan alternative yang paling mempunyai probabilitas sukses yang paling besar.


4. Implementasi. Dalam tahap ini, keberanian mengambil resiko sangat diperlukan. Resiko berkaitan dengan probabilitas  kesuksesan dan kegagalan, oleh karenanya David Mc Clelland menyarankan pengambilan resiko sebaiknya dalam taraf sedang. Hal ini berakaitan dengan probabilitas untuk sukses yang disebabkan oleh kemampuan pengontrolan perilaku untuk mencapai tujuan atau berinovasi.





MACAM MACAM MODEL BISNIS 


1.  Model Bisnis Konvensional adalah model bisnis yang kegiatan atau transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan pembeli.

-  Kelebihan dalam bisnis konvensional : Pembeli langsung dapat melihat produk yang akan dibeli sehingga pembeli tidak merasa rahgu akan produk yang akan dibeli, pembeli juga dapat memilih produknya sendiri.

-   Umumnya bisnis konvensional memiliki tempat atau kios sendiri sehingga pembeli dapat mengunjungi kios dan dapat secara langsung bertemu dnengan penjual.

-   Memiliki banyak stok sehingga apabila sewaktu-waktu pembeli ingin membeli produk, mereka tidak perlu waktu yang lama untuk mendapatkan produk tersebut.

-   Terjamin, karena selain dapat melihat barang secara langsung, pembeli juga dapat mengetahui penjual secara langsung  (face to face), sehingga tindakan penipuan minim terjadi.

-  Kekurangan dalam bisnis konvensional :

-  Lingkup pemasarannya terbatas, jika ingin memperluas lingkup pemasaran, maka harus membuka cabang di berbagai daerah.

-  Membutuhkan modal yang cukup besar karena biasanya bisnis konvensional memerlukan tempat untuk memasarkan produknya.

-  Memerlukan banyak stok, ini juga berpengaruh terhadap modal yang dikeluarkan sehingga modal menjadi bertambah.

-   Apabila pembeli ingin membeli barang, maka harus pergi ke toko tempat dijualnya barang tersebut.

Sumber Referensi : https://www.budiwahono.com



2.  Model Bisnis Waralaba adalah salah satu model bisnis yang berjalan anatar pemilik merk dengan pemodal, pemilik merk disini memberikan hak menjalankan usahanya termasuk penggunaan merk nya sesuai dengan ketentuan yang telah di sepakati  bersama.

Sumber Referensi : https://infopeluangusaha.org


3. Model Bisnis E- Commerce adalah kegiatan atau aktivitas perdagangan produk maupun jasa secara online melalui jaringan elektronik, terutama internet.

Kemajuan internet yang sangat pesat menyebabkan kegiatan jual-beli sudah mulai berkembang ke ranah digital.  Tak heran, jika kini banyak orang yang menjalankan kegiatan bisnis berbasis online melalui penggunaan website atau situs e-commerce.

Sumber Referensi : http://entrepreneurcamp.id

 

KOMUNIKASI DAN MENGETAHUI MODEL KEPEMIMPINAN
 

Komunikasi didefinisikan sebagai proses penyampaian pesan dari komunikan dengan komunikator. Dalam proses ini, baik pembawa dan penerima pesan akan memakai tanda atau simbol yang sama. Komunikasi dideskripsikan juga sebagai proses penukaran informasi atau ide untuk mencapai pemahaman bersama.


Teori Likert


Salah satu teori komunikasi kepemimpinan yang populer dan banyak diterapkan adalah teori Likert 4 Ssitem atau 4 Gaya komunikasi kepemimpinan. Teori ini adalah teori sistem manajerial yang didasarkan oleh beberapa variabel penting yang berhubungan dengan manajerial seperti kepemimpinan, motivasi, komunikasi, interaksi, pengambilan keputusan, penentuan tujuan, pengendalian dan kinerja.

Teori komunikasi kepemimpinan ini banyak digunakan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi kepemimpinan terhadap perubahan kinerja dari pegawai atau bawahannya. Dalam teori Likert, komunikasi kepemimpinan dibedakan oleh 4 hal berikut:


1. Gaya Penguasa Mutlak atau Authoritarian


Dalam jenis sistem 1 Likert ini, pemimpin dideskripsikan memiliki sifat yang otoriter, berfokus pada tugas semata dan sangat terstruktur. Bagi pemimpin jenis ini, hubungan interpersonal antar pemimpin dan bawahan atau antar bawahan dianggap tidak penting dan tidak mempengaruhi kinerja dari pegawai. Pemimpin di tipe 1 ini tidak akan memberikan kepercayaan yang besar kepada bawahannya. 


Pemimpin ini juga tidak akan melibatnya pegawai lain dalam mengambil keputusan. Bagi pegawai, mereka akan merasa takut dan selalu terintimidasi dalam melakukan kerja. Komunikasi kepemimpinan yang terjadi dalam sistem 1 ini hanya terjadi satu arah yakni komunikasi dari atasan ke bawahan. Komunikasi jenis ini berdasarkan pada struktur organisasi dan kepemimpinan.


2. Gaya Penguasa Semi Mutlak atau Benevolent Authoritative


Pemimpin dengan gaya kepemimpinan seperti ini masih memiliki sifat otoritarian namun sudah mulai terbuka dan memberikan kepercayaan pada bawahannya. Dalam sistem 2 ini, pemimpin memiliki sifat task oriented namun menjalankan fungsi controlling untuk mengawasi kinerja pegawainya. Gaya kepemimpinan ini juga sering disebut sebagai sistem controlling.

Di sistem ini, bawahan sudah diberikan kepercayaan dan ruang untuk memberikan pendapat dalam proses pengambilan keputusan. Pemimpin sudah memberikan kesempatan untuk terjadinya komunikasi dari bawahan ke atasan, meskipun mayoritas komunikasi yang terjadi dilakukan dari atasan ke bawahan. Komunikasi kepemimpinan yang berlangsung pada sistem jenis ini juga masih terjadi dalam suasana formal sesuai dengan jabatan ataupun struktur organisasi.



3. Gaya Pemimpin Penasihat atau Consultative


Pemimpin pada sistem 3 ini lebih bersifat terbuka dan sudah memberikan kepercayaan lebih kepada bawahannya. Pemimpin tetap melakukan fungsi controlling namun dengan proses negoisasi dan kolaborasi. Dalam sistem ini, bawahan memiliki hak dalam mengemukakan pendapat dalam pengambilan keputusan, terutama keputusan yang langsung berhubungan dengan tugas yang mereka kerjakan. Disini, komunikasi yang terjadi sudah dua arah yakni dari atasan ke bawahan dan sebaliknya. Interaksi antar pribadi sudah lebih sering dibandingkan dengan sistem 1 dan 2.


4. Gaya Kepemimpinan Partisipatif


Pemimpin dalam sistem 4 ini berkeyakinan bahwa organisasi akan berjalan lebih baik dengan adanya partisipasi aktif dari pegawainya. Disini pemimpin sudah memiliki kepercayaan dan keyakinan terhadap pegawainya. Pemimpin memberikan kepercayaan kepada bawahannya untuk bisa mengambil keputusan. Komunikasi yang terjadi pun lebih cair dengan alur atasan ke bawahan, bawahan ke atasan maupun bawahan ke bawahan.

Pemimpin juga memberikan motivasi kepada pegawainya dengan cara memberikan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan target organisasi. Proses komunikasi dan pertukaran ide berlangsung dengan terbuka dari atasan ke bawahan maupun sebaliknya.

Sumber Referensi : pakarkomunikasi.com



MANAJEMEN DI PERLUKAN OLEH SETIAP ORANG DALAM ORGANSIASI



Untuk memudahkan pencapaian tujuan, baik tujuan organisasi maupun tujuan pribadi. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan juga tujuan individu yang ada dalam organisasi tersebut. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen. Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih mudah.

Sumber referensi ( http://aisyaadministrasi13.blogspot.com)


FUNGSI MANAJEMEN



1. Planing ( Fungsi Perencanaan )

Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilaksanakan  dalam penentuan tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu.



2. Organizing ( Fungsi Organisasi )

Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama perusahaan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan.



3. Directing ( Fungsi pengarahan )

Directing alias fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana lingkungan kerja yang dinamis, sehat dan yang lainnya.



4. Controlling ( Fungsi Pengendalian )

Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila dibutuhkan.

sumber referensi  ( https://ristiyantihp25.wordpress.com/2015/10/26/4-fungsi-utama-dalam-manajemen-poac/ )



MANAJEMEN FUNGSIONAL
 

Fungsional adalah sesuatu hal yang di rancang untuk mampu melakukan satu atau lebih kegiatan yang practical, lebih mengutamakan fungsi dan kebergunaan ketimbang hal hal yang berbau dekorasi atraktif ( tidak ada fitur yang tidak perlu )

Manajemen fungsional adalah untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.

Sumber Referensi : https://raranatasha.wordpress.com

Dalam menerapkan manajemen fungsional dalam perusahaan, HRD melakukan evaluasi terhadap seluruh biro / departemen yang berkontribusi untuk mencapai tujuan perusahaan dengan memberikan pelatihan kepada pegawai dari setiap departemen/ biro untuk meningkatkan kinerja masing masing individu sesuai pekerjaan nya masing masing dan kemampuan di bidang yang di jalani/ di kerjakan saat ini, sehingga pegawai tersebut dapat lebih memberikan hal hal / ide ide baru untuk kemajuan perusahaan sehingga tujuan yang sudah di rencanakan tercapai.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)

Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian pengarahan, dan pengawasan kegiatan, pengadaan, pengembangan, pemberian  kompesasi, pengintragasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat (Flipo, 1989).

Sumber daya manusia merupakan aset organisasi perusahaan yang sanga vital karena keberadaannya dalam organisasi perusahaan atau organisasi tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. Betapa pun moden tekhnologi yang digunakan atau seberapa banyak dana yang disiapkan, tanpa dukungan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan profesional, semuanya menjadi tidak bermakna. persoalan yang muncul adalah cara mendapatkan sumber daya manusia profesional sesuai kualifikasi yang dibutuhkan, dan cara mereposisi peran sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan aktivitas perusahaan gobal.

Dalam mencapai tujuannya, suatu organisasi memerlukan sumber daya manusia sebagai pengelola sistem. Agar sitem ini berjalan, tentu dalam pengelolaannya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi, dan aspek-aspek lainnya. Hal ini menjadikan manejemen sumber daya manusia sebagai salah satu indikator penting pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

Sumber Referensi : https://jr234blog.wordpress.com/

 

MANAJEMEN OPERASI

Pengertian manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi dimana memastikan pemeliharaan dan perkembangan produksi berajlan secara efektif dan efisien.

Manajemen operasi memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dibandingkan dengan manajemen operasional. Jika manajemen operasional yang mengelola semua hal yang berkaitan pada operasional perusahaan, manajemen operasi hanya berfokus pada produksi saja.

Fungsi lain manajemen operasi adalah sebagai pendukung proses produksi, penyedia jasa untuk mengelola kegiatan sebuah produksi di perusahaan. Sehingga produksi perusahaan bisa berjalan secara efektif dan efisien dan tentu saja mendatangkan keuntungan untuk perusahaan.

Sumber Referensi  : https://rocketmanajemen.com

 

MANAJEMEN PRODUKSI

Pengertian Manajemen Produksi adalah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga memiliki nilai jual.

Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumberdaya (faktor-faktor produksi); tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, didalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.

Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.

Seperti yang kita ketahui pada pengertian manajemen produksi, mereka tidak hanya melakukan proses produksi, tapi juga melakukan berbagai hal lainnya. Menurut Sofian Assauri (2004: 22), ada empat fungsi terpenting pada manajemen produksi, diantaranya:

1. Perencanaan


Ini adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan dengan dasar waktu atau periode tertentu. Dengan perencanaan yang baik maka akan meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan bisa menentukan harga yang sehat dan meraih untung yang besar.

2. Proses Pengolahan


Ini adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengolah masukan (input). Proses ini sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan efisien.

3. Jasa Penunjang


Sarana yang diperlukan untuk penetapan dan metode yang digunakan agar proses pengolahan bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini seringkali diperlukan guna membantu perusahaan bersaing secara sehat dengan meningkatkan produksi dan hasil yang berkualitas.

4. Pengendalian/ Pengawasan


Ini merupakan fungsi untuk menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan, dengan begitu maksud dan tujuan dalam menggunakan dan pengolahan masukan (input) dapat dilaksanakan.

Proses ini akan membantu perusahaan mencapai visi dan misi, meningkatkan reputasi perusahaan, serta mempermudah pekerjaan departemen lain seperti marketing, finansial atau pun personalia. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memproduksi barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan bisa meningkat.
Sumber Referensi : https://www.maxmanroe.com

Komentar